
Lady Godiva setuju dan pada saat yang telah ditentukan (Kamis bulan Agustus) dengan kuda putihnya dia berkendara siang hari bolong di Coventry, bertelanjang penuh. Setelahnya, Leofric meniadakan seluruh pajak untuk Coventry kecuali pajak kuda.


Kemudian, pada sekitar abad ketujuh belas, muncul tambahan pada legenda ini. Dikisahkan, semua penduduk Coventry sudah diberi tahu bahwa sang Lady akan melintas dan sebagai penghormatan mereka masuk ke rumah dan menutup jendela. Semua, kecuali seorang penjahit yang bernama Tom. Tom membuat lubang untuk mengintip ketika Lady Godiva lewat (digambarkan tubuhnya tertutup oleh rambut pirang panjangnya) dan seketika jadi buta.

Dari situlah istilah peeping tom bagi para tukang intip muncul, beserta istilah sindrom Lady Godiva bagi orang yang suka memamerkan anggota tubuh telanjangnya pada orang lain.
Sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2009/09/kisah-lady-godiva.html
Powered By: Nyelem.com
Sponsored By: TemanQ.com
Sponsored By: mygies.com